Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Rintihan Alam

Ketika fajar memerah dilangit timur
Ombak dan angin yang dulu menyapaku
Kini menampakkan kemurkahannya
Tanah yang subur tempatku melihat isi dunia
Kini telah hilang dan hancur menjadi puing-puing kenangan

Suara bising dan gemuruh panjang terdengar dari ufuk timur sebelum semua mata terbuka
Suara itu menusuk telinga setiap manusia
Hingga lari dan harus terus berlari mengejar sang surya kehidupan

Dan pada masa itulah, tak akan ada kata ceria dan tak akan ada pula kata tertawa
Yang tersisa hanyalah duka, duka yang menyelimuti senyuman setiap manusia

Tuhan, dengarlah rintihan dan teriakan ini..
Rintihan alam manusia yang mengumandangkan isak tangis berjuta-juta manusia

Tuhan, inikah akhir rintihan kami
Tuhan, kini yang tertinggal hanyalah rintihan dan air mata yang akan menjadi doa dan penerang harapan kami di hari esok..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar